NAGEKEO, - METRO GLOBAL NEWS || Duka akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, terus mengundang solidaritas kemanusiaan dari berbagai daerah di Indonesia.
Kali ini, Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik menyalurkan bantuan sembako dan santunan duka kepada keluarga 13 korban jiwa akibat bencana gempa bumi di Kabupaten Nagekeo.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Gresik, H. Achmad Nadlir, melalui PMI Kabupaten Nagekeo untuk selanjutnya diteruskan kepada keluarga para korban.
Bupati Gresik menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan gotong royong berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Gresik terhadap warga Nagekeo yang tengah menghadapi masa sulit pascabencana.
“Semoga bantuan yang disalurkan dari seluruh elemen, yaitu Pemkab Gresik, Baznas, PMI, Korpri, PKK, Dharma Wanita, PGRI, dapat meringankan beban saudara-saudara kita di NTT yang mengalami gempa bumi,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak, mulai dari kebutuhan logistik harian, kebutuhan medis, hingga mendukung proses pemulihan fasilitas umum dan hunian warga yang mengalami kerusakan akibat gempa.
“Kami berharap bantuan ini bisa membantu kebutuhan korban terdampak, terutama logistik harian, kebutuhan medis, hingga pemulihan fasilitas umum dan hunian yang rusak akibat gempa,” lanjutnya.
Tidak sekadar mengirimkan bantuan, rombongan Pemkab Gresik dan PMI Gresik juga hadir langsung di tengah masyarakat terdampak.
Mereka melihat kondisi keluarga korban sekaligus mendengarkan secara langsung cerita dan situasi yang dihadapi warga setelah bencana.
Kehadiran tersebut menjadi pesan kuat bahwa solidaritas kemanusiaan tidak mengenal jarak. Ketika masyarakat Nagekeo kehilangan orang-orang yang mereka cintai, kepedulian dari daerah lain turut hadir untuk memberikan dukungan dan penguatan.
Ketua PMI Kabupaten Nagekeo, Kristianus Pantaleon Jogo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik dan PMI Gresik atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Nagekeo.
“Atas nama PMI Nagekeo dan masyarakat Kabupaten Nagekeo, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Gresik dan PMI Gresik atas kepedulian serta bantuan yang diberikan kepada keluarga korban bencana,” ujar Kristianus.
Menurutnya, kehadiran langsung para pemberi bantuan memiliki makna yang lebih dalam bagi masyarakat yang sedang berduka.
Mereka tidak hanya membawa bantuan dalam bentuk materi, tetapi juga hadir untuk melihat secara langsung kondisi warga dan keluarga korban yang tengah menghadapi masa sulit.
“Kami sangat menghargai karena mereka tidak hanya mengirimkan bantuan, tetapi hadir langsung, melihat langsung kondisi keluarga terdampak dan korban bencana. Ini merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan yang sangat berarti bagi masyarakat Nagekeo,” katanya.
Bantuan sembako dan santunan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban yang masih berada dalam suasana duka.
Lebih dari sekadar nilai bantuan, kehadiran Pemkab Gresik dan PMI Gresik menjadi pengingat bahwa keluarga korban tidak menghadapi masa sulit ini sendirian.
Solidaritas kemanusiaan terus mengalir dari berbagai penjuru Indonesia. Pemerintah daerah, organisasi kemanusiaan, relawan, komunitas, hingga masyarakat umum ikut mengambil bagian dalam membantu masyarakat Nagekeo melewati masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.
Dari Gresik untuk Nagekeo. Dari rasa kehilangan, lahir sebuah solidaritas kemanusiaan.
Penulis : James Bisara
MGN : Nagekeo

Social Header