Breaking News

TBIG Salurkan 5 Ton Beras bagi Penyintas Gempa di Nagekeo


NAGEKEO - Metro Global News || Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, terus mengalir. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 5 ton beras bagi para penyintas gempa bumi yang hingga kini masih membutuhkan dukungan dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis melalui Posko Tanggap Darurat Pemerintah Kabupaten Nagekeo dan diterima langsung oleh Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, bersama Wakil Bupati Gonzalo Gratianus Muga Sada, Selasa (25/8/2026).

Bantuan kemanusiaan dari TBIG disalurkan melalui Filantra, lembaga konsultan pemberdayaan sekaligus mitra dalam pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) TBIG.

CEO Filantra, Asep Nurdin, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian TBIG terhadap masyarakat Kabupaten Nagekeo yang menjadi korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 lalu.

Menurutnya, bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang masih berada di lokasi pengungsian maupun wilayah yang terdampak langsung bencana.

Penyaluran bantuan selanjutnya akan dilakukan secara langsung oleh Filantra bersama Tower Bersama Group melalui koordinasi PIC lapangan, sehingga bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan di sejumlah wilayah terdampak.

Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TBIG yang telah menunjukkan kepedulian serta hadir bersama masyarakat Nagekeo di tengah situasi pascagempa.

Menurut Gonzalo, dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan maupun masyarakat luas, sangat berarti dalam membantu pemerintah menangani dampak bencana sekaligus mempercepat proses pemulihan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Nagekeo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian TBIG yang telah hadir membantu masyarakat terdampak gempa,” demikian disampaikan dalam kesempatan tersebut.

Dari total bantuan 5 ton beras, sebagian akan didistribusikan kepada masyarakat dan lembaga sosial di sejumlah wilayah.

Sebanyak 2 ton beras akan disalurkan kepada warga di Desa Woloede, Desa Lodaolo, Desa Selalejo, Panti Asuhan Alma Nundemi, serta Desa Mbaenuamuri.

Sementara bantuan lainnya akan disalurkan kepada Pondok Pesantren Al-Ummah Al-Islamiyah Mbay, masyarakat Kolikapa, masyarakat Nagerana, Mbaling, serta wilayah Dhawe-Munde.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari gerakan solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat Nagekeo yang masih menghadapi dampak gempa. Di tengah keterbatasan yang dirasakan para penyintas, bantuan pangan seperti beras menjadi salah satu kebutuhan penting untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan asupan makanan selama masa tanggap darurat dan pemulihan.

Kehadiran TBIG melalui bantuan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa penanganan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, relawan dan masyarakat menjadi kekuatan penting untuk memastikan kebutuhan para penyintas dapat terus terpenuhi.

Bagi masyarakat Nagekeo, setiap bantuan yang datang bukan sekadar bantuan logistik, tetapi juga menjadi pesan bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam menghadapi masa sulit pascagempa.


Penulis : James Bisara

MGN     : Nagekeo

© Copyright 2022 - metroglobalnews.id