Breaking News

Menikmati Estetika Ekspresionis-Impresionis Karya Sari Bintia Oleh: Hamid Nabhan

   ​Dunia seni rupa senantiasa menemukan napas segarnya melalui kehadiran perupa-perupa baru yang membawa kepekaan rasa yang jujur. Di antara deretan nama yang menarik perhatian adalah Sari Bintia hadir sebagai sosok pelukis yang, meskipun baru menjejakkan langkah awalnya di dunia seni lukis, ia telah mampu menampilkan kekuatan goresan yang begitu matang dan memikat. 

   Melalui karya-karyanya yang mengusung gaya ekspresionis-impresionis, Sari mampu menerjemahkan keheningan, suasana batin, serta momen-momen sederhana sehari-hari menjadi sebuah sajian visual yang sarat emosi.

   ​Salah satu karya yang merepresentasikan karakter kekaryaannya dengan amat kuat adalah lukisan berjudul  "Teh Hangat dan Dinginnya Malam"  yang ia lukis dengan bahan akrilik di atas kanvas, berukuran 60 x 90 cm ini ada  kekuatan yang langsung terpancar dari cara Sari Bintia mengolah bidang kanvasnya. Goresan kuasnya terasa ekspresif, tebal, dan bertekstur, khususnya pada detail pakaian rajut yang dikenakan oleh subjek serta kepulan uap tipis di atas cangkir. 

   Sapuan ini tidak sekadar merekam bentuk fisik secara kaku, melainkan menjadi medium bagi sang pelukis untuk meluapkan gestur batin yang spontan dan jujur, sebuah ciri khas kuat dari jiwa ekspresionis.

​Di sisi lain, kepekaan menangkap cahaya ala impresionisme tampak jelas pada cara Sari mempermainkan warna.

   Lukisan ini menyajikan sebuah dialog visual yang kontras namun harmonis. Bagian figur yang sedang menggenggam cangkir didominasi oleh palet warna hangat seperti jingga, kuning keemasan, dan cokelat tanah. Warna-warna ini memantulkan pijar cahaya yang seolah-olah bersumber dari cangkir teh yang mengepul, menghidupkan ekspresi tenang pada wajah subjek. Sebagai paduannya, latar belakang gelap membingkai subjek dengan nuansa yang hening, menciptakan kesan hawa malam yang dingin dan pekat.

   ​Perpaduan antara pantulan  warna hangat dan latar yang temaram ini berhasil membangun kedalaman psikologis, membuat penikmat  seolah ikut merasakan ketenangan di tengah malam yang sunyi.

​Melalui karya "Teh Hangat dan Dinginnya Malam", Sari Bintia membuktikan bahwa goresan seorang pelukis pemula tidak harus kehilangan arah. Dengan keberanian bermain tekstur, ketajaman menangkap cahaya, serta kejujuran dalam meramu warna-warna dengan sapuan bernuansa ekspresionis-impresionis, Sari menghadirkan karya yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menyentuh perasaan.

  Perjalanannya di dunia seni rupa tentu sangat layak untuk terus dinantikan dan diapresiasi dalam perkembangannya yang lebih jauh.

© Copyright 2022 - metroglobalnews.id