KUPANG | Metro Global News – Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Nusa Tenggara II di Kupang untuk mempercepat pelaksanaan program perumahan di Kabupaten Nagekeo.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor BP3KP Nusa Tenggara II, Selasa (14/7/2026), Wabup Gonzalo yang didampingi Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Nagekeo, Alfonsius Rangga, diterima langsung Kepala BP3KP Nusa Tenggara II, Soemin Kase, ST., M.Si.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, terutama pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Kabupaten Nagekeo pada tahun 2026 memperoleh alokasi 200 unit rumah BSPS pada tahap pertama. Namun hingga pertengahan tahun, baru 57 unit yang ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK). Capaian tersebut dinilai masih menjadi salah satu yang terendah dibandingkan kabupaten lain di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Melihat rendahnya progres tersebut, BP3KP Nusa Tenggara II mengeluarkan sejumlah rekomendasi, di antaranya menempatkan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) dan Koordinator Kabupaten (Korkab) untuk berkantor di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Nagekeo, memperkuat monitoring dan evaluasi, serta menurunkan tim pendamping khusus ke lapangan selama dua minggu hingga satu bulan guna mempercepat penyelesaian berbagai kendala.
"Nanti akan dikirim pendamping dari Balai BP3KP untuk melakukan pendampingan di lapangan selama dua minggu sampai satu bulan di Nagekeo," ujar Wabup Gonzalo usai pertemuan.
Menindaklanjuti hasil koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Nagekeo akan segera menggelar rapat kerja bersama TFL, Korkab dan perangkat daerah terkait guna mempercepat realisasi program bedah rumah.
Selain membahas BSPS, Wabup Gonzalo juga memperjuangkan bantuan rumah bagi 88 Kepala Keluarga warga Desa Nangadhero yang akan direlokasi dari lahan milik Dinas Kelautan Provinsi NTT. Lahan tersebut akan dikembangkan menjadi kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) lengkap dengan fasilitas penunjang bagi masyarakat nelayan.
Usai dari BP3KP Nusa Tenggara II, Wabup melanjutkan kunjungan kerja ke Bidang Perumahan Dinas PUPR Provinsi NTT. Dalam pertemuan itu dibahas penanganan kawasan rumah kumuh di Makipaket, Kelurahan Mbay II, serta evaluasi bantuan rumah Pemerintah Provinsi NTT.
Dari hasil koordinasi tersebut, Kabupaten Nagekeo memperoleh alokasi bantuan 26 unit rumah, terdiri dari 23 unit pembangunan baru dan 3 unit peningkatan kualitas rumah. Sementara bantuan rumah Provinsi NTT tahun 2025 yang tersebar di Kelurahan Lape dan Kelurahan Danga hingga kini telah mencapai progres fisik 52,95 persen.
Langkah jemput bola yang dilakukan Wakil Bupati Gonzalo menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Nagekeo untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah layak huni sekaligus memastikan berbagai program bantuan pemerintah pusat dan provinsi dapat direalisasikan secara maksimal bagi masyarakat.
Penulis : James Bisara

Social Header