NANGARORO – mgn.id. Dukungan terhadap rencana pembangunan Gerai Indomaret di Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, semakin menguat. Forum Peduli Pembangunan dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat Kecamatan Nangaroro bersama para pemilik hak ulayat secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap masuknya investasi tersebut.
Pernyataan itu disampaikan di tengah munculnya berbagai pandangan terkait rencana pembangunan gerai modern tersebut. Forum menilai investasi yang masuk harus dilihat dari manfaatnya bagi masyarakat, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan membuka peluang kemitraan bagi pelaku UMKM lokal.
Dukungan dari unsur pemilik hak ulayat datang dari Ine Meze Ame Dewa (Elias Digo), Ine Peo Ame Laka (Dominikus Dodo), dan Teke Sepu Dheo Dhili (Kanisius Roga). Mereka menegaskan bahwa dukungan diberikan setelah mempertimbangkan kepentingan masyarakat serta tetap menghormati hak ulayat dan nilai-nilai adat yang berlaku.
Pemangku ulayat 𝘐𝘯𝘦 𝘗𝘦𝘰 𝘈𝘮𝘦 𝘓𝘢𝘬𝘢, 𝗗𝗼𝗺𝗶𝗻𝗶𝗸𝘂𝘀 𝗗𝗼𝗱𝗼 menegaskan bahwa apabila seluruh mekanisme telah ditempuh dan pembangunan telah memperoleh persetujuan pemerintah daerah serta pemilik hak ulayat, maka tidak ada lagi pihak yang memiliki dasar untuk menggiring opini penolakan.
"𝘒𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘱𝘦𝘮𝘦𝘳𝘪𝘯𝘵𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘦𝘳𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬 𝘩𝘢𝘬 𝘶𝘭𝘢𝘺𝘢𝘵 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘪𝘻𝘪𝘯, 𝘮𝘢𝘬𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘨𝘪𝘳𝘪𝘯𝘨 𝘰𝘱𝘪𝘯𝘪 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘰𝘭𝘢𝘬 𝘱𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨𝘶𝘯𝘢𝘯 𝘎𝘦𝘳𝘢𝘪 𝘐𝘯𝘥𝘰𝘮𝘢𝘳𝘦𝘵 𝘥𝘪 𝘕𝘢𝘯𝘨𝘢𝘳𝘰𝘳𝘰," tegas Dominikus Dodo.
Ketua Forum Peduli Pembangunan dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat Nangaroro,𝗡𝗮𝘁𝘂𝘀 𝗗𝗼𝗶 mengatakan masyarakat tidak boleh kehilangan peluang investasi yang dinilai mampu menggerakkan ekonomi daerah. Menurutnya, kehadiran Indomaret tidak hanya mempermudah akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok, tetapi juga berpotensi menyerap tenaga kerja lokal, membuka peluang kemitraan dengan UMKM, dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tokoh masyarakat Hendrikus Ako juga menyampaikan dukungannya. Ia berharap setiap proses investasi yang telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan tidak lagi dipolemikkan dengan opini yang berpotensi menghambat iklim investasi di Kabupaten Nagekeo.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Manajemen Indomaret, Arif Bagus Jatmiko, berdialog dengan masyarakat dan para pemangku adat mengenai rencana pembangunan gerai serta berbagai masukan yang berkembang di tengah masyarakat.
Metro Global News mencatat bahwa rencana pembangunan Gerai Indomaret di Nangaroro telah memunculkan pro dan kontra di ruang publik. Namun, dukungan terbuka dari para pemilik hak ulayat dan Forum Peduli Pembangunan menunjukkan adanya sikap yang menginginkan agar proses investasi berjalan sesuai mekanisme hukum, tetap menghormati hak-hak adat, serta mengutamakan kepentingan pembangunan ekonomi masyarakat.
Kini perhatian publik tertuju pada langkah Pemerintah Kabupaten Nagekeo dalam memastikan seluruh proses perizinan, aspek tata ruang, perlindungan UMKM, dan kepastian hukum berjalan secara transparan sehingga investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Nangaroro.
Penulis : James Bisara

Social Header