Sebuah kehormatan besar dan kebanggaan tersendiri saya rasakan ketika menerima undangan untuk bertemu Duta Besar Republik Yaman, untuk menghadiri pertemuan khusus dan jamuan makan malam bersama Yang Mulia H.E. Mr. Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Yaman untuk Republik Indonesia. Acara yang berlangsung di Larazeta, Jl. Biliton No.27, Gubeng, Surabaya ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan momen berharga yang mempertemukan dua bangsa besar yang sama‑sama memiliki akar sejarah, budaya, dan nilai persaudaraan yang sudah terjalin ratusan tahun lamanya. Suasana pertemuan berlangsung sangat hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan, seolah menyadarkan kita bahwa jarak geografis tidak pernah menjadi pemisah antara rakyat Indonesia dan rakyat Yaman yang sudah lama bersahabat.
Dalam pembicaraan yang berlangsung terbuka, mendalam, dan penuh pengertian, terungkap betapa besar perhatian Pemerintah dan rakyat Yaman terhadap Indonesia, khususnya di daerah Surabaya dan Jawa Timur yang dikenal sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, budaya, serta daerah yang masyarakatnya memegang teguh nilai‑nilai luhur persahabatan. Hal yang paling utama ditekankan adalah bahwa hubungan kedua negara bukan sekadar hubungan diplomatik di atas kertas, melainkan ikatan batin yang tumbuh dari sejarah panjang, di mana para pelaut dan pedagang Yaman terdahulu telah datang, berbaur, dan memperkaya keberagaman serta peradaban di tanah air kita. Pertemuan ini menjadi pengingat sekaligus langkah nyata untuk terus merawat, menjaga, dan memperkuat tali persaudaraan tersebut agar tetap hidup, kokoh, dan bermanfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.
Pembahasan kemudian mengarah pada peluang‑peluang nyata untuk membangun kerja sama strategis di berbagai sektor yang saling menguntungkan. Yaman melihat Indonesia sebagai negara besar yang maju, memiliki kemajuan teknologi, kekayaan alam, dan kekuatan ekonomi yang patut dicontoh dan diajak bekerja sama. Sebaliknya, Indonesia juga diharapkan dapat melihat potensi besar yang dimiliki Yaman. Berbagai bidang menjadi bahasan menarik, mulai dari potensi di bidang ekonomi dan perdagangan untuk meningkatkan pertukaran barang serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi pengusaha kedua negara. Tidak kalah penting juga dibahas mengenai pentingnya kerja sama di bidang budaya dan pendidikan, di mana kedua bangsa sepakat untuk saling berbagi pengetahuan, sejarah, dan kekayaan budaya agar semakin banyak orang yang saling mengenal, menghargai, dan mencintai warisan leluhur bersama. Selain itu, perhatian besar juga diberikan pada aspek sosial dan kemanusiaan, di mana kita sepakat untuk terus saling mendukung dalam hal‑hal kepentingan bersama, perdamaian, dan kesejahteraan umat manusia.
Yang Mulia Duta Besar juga menyampaikan kabar terkini mengenai kondisi di negaranya, serta menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas segala perhatian, doa, dan dukungan yang selalu diberikan oleh rakyat Indonesia kepada saudara‑saudara kita di Yaman. Disampaikan pula pesan damai dan harapan agar kedua bangsa senantiasa saling mendoakan, saling menguatkan, dan berdiri berdampingan sebagai sahabat sejati dalam keadaan apa pun. Di sana saya menyadari, bahwa hubungan yang kuat tidak hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi sangat ditentukan pula oleh peran masyarakat, para tokoh, budayawan, dan pemikir seperti yang hadir malam ini. Kami diajak untuk ikut menjadi jembatan penghubung, ikut menyebarluaskan nilai persahabatan ini ke lingkungan masing‑masing, sehingga apa yang sudah dibangun para leluhur dahulu dapat terus tumbuh, berkembang, dan memberi manfaat yang seluas‑luasnya bagi kedua negara.
Duta Besar Yaman menegaskan bahwa kedatangannya ke kota Surabaya ini memiliki tujuan utama untuk semakin mempererat hubungan persaudaraan antara Republik Yaman dan Republik Indonesia. Ikatan persahabatan yang terjalin antara kedua negara, sejauh ini telah berjalan dengan sangat baik, dan patut dicatat bahwa Yaman merupakan salah satu negara yang paling pertama mengakui kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia. Dalam kunjungannya kali ini, Duta Besar Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh juga telah menyempatkan diri mengunjungi beberapa perguruan tinggi dan universitas yang ada di Surabaya, dengan tujuan utama untuk mengembangkan kerja sama di bidang pendidikan serta memperluas program pertukaran pelajar antar kedua bangsa. Hal ini diperkuat dengan data yang disampaikan, di mana saat ini tercatat ada sekitar 9.000 orang dari Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Yaman.
Angka ini menjadi bukti nyata betapa kuatnya ikatan batin dan kedekatan masyarakat Indonesia dengan masyarakat Yaman. Di samping pengembangan bidang pendidikan, Yang Mulia Duta Besar yang sangat ramah dan bersahabat ini juga menekankan bahwa kami sama‑sama melihat peluang kerja sama yang sangat besar dan terbuka lebar di sektor ekonomi, yang perlu terus didorong dan ditingkatkan demi kemajuan bersama.
Surabaya, 19 Mei 2026


Social Header