Di tengah negara gencar mendorong pembangunan sarana pendidikan, di wilayah Kecamatan Detukeli Kabupaten Ende justru disodori perilaku pembangunan tiga Ruangan Kelas Baru diduga mangkrak mulai tahun 2016.
Pantauan media awal Mei 2026, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Ende yang terletak di Kampung Wolobheto Kecamatan Detukeli tampak cukup memprihatinkan.
Sekolah Negeri yang satu itu tampak dihiasi bangunan bernilai ratusan juta rupiah proyek mangkrak yang seolah-olah luput dari sentuhan hukum.
Pembangunan 3 Ruangan Kelas Baru, pasalnya sejak tahun 2016 dikerjakan tidak tuntas, malah dibiarkan begitu saja hingga Mei 2016.
Kepada wartawan, warga sekitar mengeluhkan betapa lemahnya perhatian para pihak terkait atas persoalan bangunan mangkrak yang seolah mau diwariskan dari masa ke masa.
"Sekolah sangat membutuhkan dukungan ruangan kelas, ruangan perpustakaan, dan ruangan laboratorium, tetapi kalau cara membangun seperti ini ya mau harap apa. Ini bangunan tiga unit dikerjakan sejak tahun 2016 tetapi dilepaskan begitu saja. Mungkin kebal hukum sehingga anggap enteng", tegas salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Detukeli kepada media.
Perkiraan total nilai proyek mencapai Rp.600 juta lebih. Sejumlah sumber menduga sudah pernah dilakukan pencairan termin anggaran pada saat itu, namun tidak dijetahui apa penyebab sesungguhnya sehingga pengerjaan proyek terhenti tidak sampai tahap finishing.
Proyek dikerjakan beserta termin anggaran dicairkan pada saat urusan kewenangan pendidikan SLTA sederajat belum dialihkan ke tangan provinsi, atau masih dalam kewenangan daerah kabupaten, dinas pendidikan Kabupaten Ende.
Konfirmasi awak media dengan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Ambrosius Kodo, S.Sos.,M.M, pada (9/5/2026), terkait dugaan proyek mangkrak, Kadis Ambrosius masih enggan berkomentar, jika proyek tersebut mangkrak sejak tahun 2016, sebab pada masa itu urusan masih dalam kewenangan daerah kabupaten.
Meski demikian, jika terkait kebutuhan pembangunan ruang kelas untuk SMKN 6 Ende di wilayah Detukeli, ada peluang yakni dari program revitalisasi.
"Kalau menyangkut kebutuhan ruangan kelas, patut saya informasikan bahwa saat ini ada program revitalisasi oleh Presiden Prabowo. Bisa memanfaatkan peluang program revitalisasi dengan catatan syarat tanah harus clear and clean serta dibuktikan dengan sertifikat", tegas Kepala Dinas.
Ia juga berjanji akan mengechek langsung kebutuhan dan kondisi kepada Kepala Sekolah SMKN 6 Ende.
Penulis : James Bisara

Social Header