Nagekeo - mgn.id. Dugaan penggelapan pembayaran jasa pemesanan tiket pesawat di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Nagekeo mencuat ke publik. Seorang mitra kerja berinisial SW mengaku kecewa lantaran sisa pembayaran pekerjaan sejak Tahun Anggaran 2022 hingga kini belum juga diselesaikan.
Kerja sama antara SW dengan Sekretariat DPRD Kabupaten Nagekeo diketahui telah berlangsung sejak tahun 2016. Dalam kurun waktu tersebut, SW disebut menangani kebutuhan pemesanan tiket perjalanan dinas bagi pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Nagekeo.
Namun persoalan muncul pada Tahun Anggaran 2022. Berdasarkan data yang disampaikan SW, total pemesanan tiket pesawat saat itu mencapai Rp629.656.720. Dari jumlah tersebut, pihak Sekwan Nagekeo baru melakukan pembayaran sebesar Rp542.345.710.
Artinya, masih terdapat sisa tunggakan pembayaran sebesar Rp87.311.010 yang hingga kini belum direalisasikan.
SW menilai kondisi tersebut telah merugikan pihaknya sebagai mitra kerja yang selama ini tetap menjalankan pelayanan sesuai permintaan dan kebutuhan perjalanan dinas DPRD.
“Kami sudah melayani sejak 2016 sampai sekarang. Tetapi khusus pembayaran tahun 2022 masih ada sisa yang belum dibayarkan sampai hari ini,” ujar SW kepada Metro Global News.
Menurut SW, dirinya bersama sang istri telah berulang kali melakukan koordinasi dengan pihak Sekretariat DPRD Kabupaten Nagekeo guna meminta kepastian penyelesaian pembayaran tersebut. Namun hingga memasuki tahun 2026, persoalan itu disebut belum menemukan titik terang.
SW juga mengaku telah berkomunikasi dengan unsur pimpinan DPRD Kabupaten Nagekeo, mulai dari masa kepemimpinan Ketua DPRD sebelumnya, Selly Adjo, hingga Ketua DPRD saat ini, Shafar Laga Rema.
Meski demikian, tunggakan pembayaran tersebut belum juga direalisasikan.
SW menyebut berbagai alasan terus disampaikan oleh pihak Sekwan Nagekeo, termasuk oleh salah satu pejabat berinisial ES. Kondisi itu membuat pihaknya merasa kecewa dan mempertanyakan komitmen penyelesaian kewajiban pembayaran terhadap mitra kerja.
Kasus ini turut menyoroti tata kelola administrasi dan mekanisme pembayaran belanja perjalanan dinas di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Nagekeo, khususnya terkait pertanggungjawaban keuangan kepada pihak ketiga.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Sekretariat DPRD Kabupaten Nagekeo belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tunggakan pembayaran tersebut maupun alasan belum direalisasikannya sisa pembayaran sebesar Rp87.311.010.
Penulis : James Bisara
MGN : Nagekeo

Social Header