Breaking News

Esensi Keanggunan Marcella Zalianty Dalam Goresan Mada Suradi Oleh: Hamid Nabhan

   Lukisan potret adalah salah satu aliran dalam seni rupa yang bertujuan menggambarkan subjek, berupa wajah manusia secara visual.  Namun, seni potret bukan sekadar menyalin bentuk fisik, melainkan sebuah upaya untuk menangkap karakter, aura, dan jiwa dari sosok yang digambar. 

   Di tangan pelukis Mada Suradi, wajah Marcella Zalianty berubah menjadi nuansa lukisan potret yang hadir jauh lebih dalam dan artistik, berbeda dengan coretan yang halus seperti meniru sebuah foto.  Dalam karyanya ini kita melihat sapuan kuasnya yang luwes dan mengalir tanpa beban, menciptakan tekstur yang hidup.  Saya katakan bahwa Mada Suradi tidak hanya merekam garis wajah tetapi berhasil menangkap esensi Keanggunan  dan ketenangan yang memancar dari seorang Marcella. 

   Oscar Wilde seorang penyair Irlandia pernah mengatakan:  "Setiap potret yang dilukis dengan perasaan yang tulus, sesungguhnya adalah potret dari sang pelukis, bukan dari modelnya.  Model itu hanyalah kesempatan, sebuah media.  Bukan modelnya yang terungkap, melainkan pelukislah yang menampakkan dirinya sendiri lewat kanvas berwarna itu."

   Maka lukisan ini terasa begitu hidup, karena di dalamnya tertanam jiwa dan perasaan dari seorang Mada Suradi dalam upayanya menangkap keanggunan seorang Marcella Zalianty.  Warna dan cahaya yang sederhana yang ia pilih justru menghasilkan kesan yang lembut namun tegas, membuat lukisan ini terasa lebih berkarakter dan memiliki nilai seni yang melampaui sekadar kemiripan visual. 

   Sebuah representasi indah tentang bagaimana seni mampu mengabadikan kecantikan yang bukan hanya bentuk, tapi juga pada rasa. 


Surabaya, 19 April 2026

© Copyright 2022 - metroglobalnews.id