SIDOARJO – mgn.id. Puluhan anak yatim piatu di Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, menerima santunan dari Yayasan Pondok Pesantren Al Kholiqi pada Kamis, 2 Juli 2026. Kegiatan tahunan ini kembali digelar dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.
Acara yang berlangsung di lingkungan yayasan ini menjadi salah satu wujud kepedulian sosial Al Kholiqi kepada masyarakat sekitar. Selain santunan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan doa bersama, tausiyah, dan edukasi ringan untuk memotivasi anak-anak agar terus semangat menuntut ilmu.
Sejak pagi, anak-anak bersama wali dan relawan yayasan sudah memadati lokasi. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, dilanjutkan doa bersama agar seluruh penerima manfaat dan donatur diberikan keberkahan.
Dalam kesempatan itu, setiap anak menerima 3 jenis bantuan: paket sembako, perlengkapan sekolah, dan santunan tunai. Paket diserahkan langsung oleh pengurus yayasan didampingi tamu undangan.
“Kami ingin anak-anak ini merasa disayang, tidak sendiri, dan tetap punya harapan besar untuk masa depan. Ini bukan sekadar bantuan materi, tapi juga bentuk perhatian dan dukungan moral,” ujar salah satu pengurus Yayasan Al Kholiqi.
Senyum dan rasa syukur terpancar dari wajah anak-anak saat menerima bantuan. Beberapa di antaranya bahkan langsung memeluk paket sekolah yang baru mereka terima.
Kegiatan ini mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Hadir dalam acara tersebut perwakilan Badan Narkotika Nasional Kabupaten BNNK Sidoarjo, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat Desa Kedungrejo.
Kehadiran BNNK Sidoarjo dinilai selaras dengan visi yayasan yang tidak hanya bergerak di bidang sosial keagamaan, tetapi juga di bidang rehabilitasi sosial bagi penyalahguna narkoba.
“Kolaborasi seperti ini penting. Ketika lembaga keagamaan, pemerintah, dan masyarakat bersatu, dampaknya akan jauh lebih besar untuk kesejahteraan warga dan pencegahan masalah sosial,” kata salah satu tokoh masyarakat yang hadir.
Perwakilan BNNK Sidoarjo dalam sambutannya mengapresiasi peran yayasan. Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini sejalan dengan upaya P4GN Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika.
Momen paling menyentuh terjadi saat pengurus yayasan menyampaikan pesan penutup. Ia mengingatkan semua pihak agar ikhlas dalam berbuat baik tanpa mengharap pujian.
“Pesan Abah kepada kami, tetaplah istiqomah menebar kebaikan. Bukan karena dokumentasinya, tapi demi keberkahan-Nya. Insya Allah setiap kebaikan sekecil apapun akan kembali kepada kita,” ujarnya. Kalimat tersebut disambut “Aamiin” dari seluruh hadirin.
Lebih lanjut, pengurus menegaskan bahwa Yayasan Al Kholiqi memiliki dua pilar utama dalam menjalankan misi sosialnya.
Pilar pertama adalah kepedulian terhadap anak yatim piatu dan dhuafa melalui program santunan rutin, beasiswa, dan pembinaan keagamaan.
Pilar kedua adalah rehabilitasi sosial. Yayasan berkomitmen membantu pemulihan pecandu narkoba agar bisa kembali ke masyarakat, produktif, dan diterima kembali oleh keluarga.
“Kami percaya, membantu satu anak yatim sama dengan membangun masa depan. Membantu satu orang pulih dari narkoba sama dengan menyelamatkan satu keluarga,” jelasnya.
Warga Desa Kedungrejo menyambut baik agenda tahunan ini. Mereka berharap kegiatan serupa terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi lembaga lain.
“Alhamdulillah, anak-anak kami sangat terbantu. Semoga Yayasan Al Kholiqi semakin maju dan berkahnya dirasakan lebih banyak orang,” ujar salah satu wali murid.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Para relawan juga membagikan makanan tambahan kepada anak-anak sebagai bentuk kasih sayang.
(Red)

Social Header