Surabaya - mgn.id. 26 Januari 2026 – Perum Bulog Cabang Surabaya mulai melaksanakan kegiatan penyerapan gabah dan beras dari petani sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional serta menjaga stabilitas harga di tingkat produsen.
Untuk komoditas jagung, Perum Bulog Cabang Surabaya telah menetapkan target penyerapan sebesar 5.628 ton. Hingga saat ini, penyerapan jagung telah terealisasi dan Bulog akan terus berupaya melakukan penyerapan secara maksimal sesuai dengan potensi yang ada di wilayah kerja.
Sementara itu, untuk komoditas beras/gabah, target penyerapan yang ditetapkan sebesar 63.707 ton. Adapun realisasi penyerapan hingga saat ini telah mencapai 383 ton, dan angka tersebut akan terus ditingkatkan seiring dengan masuknya masa panen di beberapa wilayah.
Pemimpin Cabang Perum Bulog Surabaya, Lela Nurita menyampaikan bahwa penyerapan komoditas pangan ini dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, khususnya terkait Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
“Sesuai dengan target yang telah ditetapkan, kami sudah melakukan penyerapan gabah, beras dan jagung dari petani. Kami optimis dan akan terus memaksimalkan penyerapan sesuai dengan target penyerapan nasional karena terus berkolaborasi dengan TNI dan POLRI, tentunya dengan tetap berpedoman pada ketentuan Harga Pembelian Pemerintah,” ujar Pemimpin Cabang Perum Bulog Surabaya.
Perum Bulog Cabang Surabaya berkomitmen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan terdiri dari TNI, POLRI, petani dan mitra kerja, guna memastikan penyerapan hasil panen berjalan optimal serta memberikan kepastian harga bagi petani.

Social Header