Breaking News

Jelang Perayaan 1 Abad Diaspora Raja-Mbay Serahkan Sumbangan untuk Pembangunan Paroki Santo Yoseph Raja

Nagekeo - mgn.od. Menjelang perayaan satu abad Gereja Paroki Raja yang akan diperingati pada 19 Maret mendatang, komunitas Diaspora Raja-Mbay Sabtu, 14 Maret 2026 menunjukkan kepeduliannya dengan menyerahkan sumbangan untuk mendukung pembangunan gereja.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Koordinator Raja Diaspora, Thomas Mega, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, bersama para tokoh dan sesepuh diaspora. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Pastor Paroki Raja RD. Jois sebagai bentuk dukungan nyata dari warga diaspora yang berasal dari Raja namun kini tersebar di dataran Kota Mbay.

Dalam kesempatan tersebut, Raja Diaspora menyerahkan bantuan berupa dana tunai sebesar Rp40 juta serta bantuan natura berupa beras sebanyak 115 kilogram.

Koordinator Raja Diaspora, Thomas Mega Maso, mengatakan bahwa sumbangan tersebut merupakan bentuk partisipasi dan rasa memiliki warga diaspora terhadap kampung halaman, khususnya dalam menyongsong perayaan satu abad Paroki Raja.

“Ini merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian kami sebagai bagian dari keluarga besar Paroki Raja. Kami berharap bantuan ini dapat membantu pembangunan gereja serta mendukung persiapan perayaan satu abad paroki,” ujarnya.

Pastor Paroki Raja RD. Wilhelmus Bartolomeus beserta seluruh pengurus dewan paroki Santo Yoseph Raja menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada komunitas Diaspora Raja - Mbay atas perhatian dan dukungan yang diberikan bagi pembangunan gereja.

Menurutnya, kontribusi dari berbagai pihak, termasuk diaspora, menjadi kekuatan penting bagi umat dalam mempersiapkan perayaan bersejarah tersebut.

Sementara itu, panitia pembangunan gereja menyampaikan bahwa sumbangan dari para donatur masih terus dibuka. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan gereja dan persiapan perayaan satu abad Paroki Raja dapat menyalurkan bantuan melalui rekening bank yang telah disediakan oleh panitia.

Perayaan satu abad Gereja Paroki Raja yang jatuh pada 19 Maret mendatang diharapkan menjadi momentum syukur sekaligus mempererat persaudaraan umat, baik yang berada di kampung halaman maupun yang tersebar di berbagai daerah.

(Red)

© Copyright 2022 - metroglobalnews.id